Facebook

Tips Membeli Motor Bekas di Masa Pandemi

Tingginya minat konsumen untuk membeli sepeda motor bekas di masa pandemi Covid-19 dimanfaatkan oleh beberapa oknum pedagang motor bekas dengan menjual motor yang sudah tidak layak mesinnya alias kasar bunyi mesinnya dengan cara mengakali, sehingga suara mesin kedengaran halus dan senyap yaitu dengan cara menggunakan oli yang lebih kental dari spesifikasi seharusnya.

Tips Membeli Motor Bekas di Masa Pandemi
Baca juga

Untuk mengantisipasi hal ini tentunya, bagi orang awam atau yang tidak paham akan mesin menjadi sulit membedakan mana motor yang bagus mesinnya atau tidak. Namun ada beberapa tips dari beberapa bengkel yang bisa kita ikuti untuk mengeceknya, Apa saja itu?

1. Cek oli tersebut, dengan menggunakan dipstik yang tersedia pada motor. Lap bersih dengan tisu setelah dikeluarkan.

2. Kemudian masukkan dipstick tersebut ke dalam kembali seperti semula, kemudian tarik lagi dan perhatikan volume olinya apakah sudah sesuai dengan kapasitasnya atau malah lebih atau berkurang.

3. Jika berlebih atau berkurang, ini patut di curigai karena tidak sesuai dengan takarannya.

4. Perhatikan juga warna oli yang ada pada bagian dipstick. Dengan menempelkan bekas oli pada dipstik. Apabila keruh atau hitam bisa dipastikan olinya sudah lama tidak diganti.

5. Coba cium bau oli tersebut. Oli yang sudah lama biasanya berbau gosong dan juga warnanya sudah berubah.

6. Jika masih bingung, sebaiknya motor tersebut dibawa ke bengkel resmi untuk diperiksa oleh mekanik yang lebih paham akan seluk beluk mesin. 

7. Dan jika memang mau aman, belilah motor dengan track record service yang berkala di bengkel langganannya dan memiliki buku servis yang lengkap.

8. Lakukan test drive sebelum membelinya, pastikan semua fitur motor tersebut berfungsi dengan baik.

9. Saat ingin mebeli motor lakukanlah transaksi di rumah si penjual motor, karena ini lebih aman dan terpercaya daripada bertransaksi di tempat umum. Karena tentunya potensi untuk penipuan lebih besar. 

10. Bawa teman yang paham akan mesin agak tidak tertipu saat bertansaksi, karena ada kejadian bahkan dengan memalsukan nomor rangka dengan cara diketik ulang.

11. perhatikan kondisi rangka motor, cek ada karat atau tidak. Atau ada bekas rangka yang sudah dilas baru. Jika ada hal yang seperti ini sebaiknya tinggalkan bisa jadi motor bekas tabrakan.

Nah itulah sedikit tips membeli motor bekas di masa pandemi ini. Selamat berburu motor bekas, semoga mendapatkan motor yang terbaik untuk Anda.

0 Response to " Tips Membeli Motor Bekas di Masa Pandemi"

Post a Comment