Facebook

Mengenal Sejarah Panjang Toyota Kijang Indonesia

Mengenal Sejarah Panjang Toyota Kijang Indonesia dari generasi  Kijang Buaya, Doyok, Super, Kapsul Hingga generasi Kijang Innova yang hadi dari 1977 hingga sekarang. Yuk kita bahas secara tuntas!

Penggemar Toyota Kijang di Indonesia sangatlah banyak sekalee. Karena itu sebagai salah satu pengguna mobil sejuta umat di masanya ini, kita perlu sedikit banyak mengetahui sejarah dari Kijang itu sendiri.

Nama Kijang sendiri memiliki arti "Kerjasama Indonesia Jepang''. Nama ini dicetuskan oleh Jusuf Kalla pada pertemuan dengan distributor Toyota di tahun 70an. Biar lebih paham seluk beluk Kijang berikut akan dijabarkan secara ringkas tentang Generasi Kijang pertama hingga Kijang Innova Sekarang

1. Kijang Buaya ini adalah Kijang generasi pertama




Mobil ini dinamakan Kijang Buaya karena memang kap mesinnya mirip dengan moncong buaya apalagi saat dibuka kapnya, mirip mulut buaya yang mengangan lebar dengan model pick up. Untuk mesinnya sendiri menggunakan mesin berkapasitas 1200 cc 4 kecepatan , dengan daya 55 HP atau tenaga kuda. Kijang generasi perdana ini dijual sejak 1977 hingga 1981.

2. Kijang Doyok Generasi Kedua 



Selang beberapa tahun, Toyota kemudian hadirkan Kijang generasi kedua yang mengalami perubahan desain yang lebih membaik daripada generasi pertama. Dengan desai grill yang lebih rapi serta model kap yang monyong mirip kartun Doyok yang terkenal pada masa tersebut namun tetap mengusung model pick up. Sehingga diberi nama dengan Kijang Doyok oleh para pecinta otomotif. Kijang ini hadir dari tahun tahun 1981 hingga 1986. Untuk mesinnya sendiri menggunakan mesin lebih tinggi sedikit dari genreasi pertama yaitu 4k 1300 cc 4-silinder OHV bertransmisi manual 4-percepatan di dalamnya dengan kode KF20.

Namun pada tahun 1985 terjadi perubahan desain dari model pick up menjadi minibus dan juga terjadi perubahan mesin dengan menggunakan mesin berkapasitas 1500 cc yang menjadi cikal bakal mobil keluarga.

3. Kijang Super generasi ketiga



Setelah terjadi perubahan desain minibus, maka nama Kijang super pun disematkan kepada mobil sejuta umat ini dengan jargon "Kijang Memang Tiada Duanya". Kijang Super ini hadir pada tahun 1986 - 1992 dengan menggunakan mesin berkapasitas 1500cc, dibekali teknologi  ASRE (Advanced Super Responsive Engine) sehingga performa tenaganya menjadi 63 HP dengan dua pilihan transmisi yaitu manual 4 percepatan dan 5 percepatan. Selain itu terjadi perubahan pada teknologi Full Pressed Body yang bisa mengurangi dempul pada bodi mobil sekitar 2-5kg permobil. Pada tahun 1995 terjadi improvement atau bisa dibilang facelift dengan hadirnya desain baru, AC double blower dan perubahan pada mesin berkode 5K 1.500 cc menjadi 7K 1.800 cc dengan pilihan short chassis dan long chassis.

4. Kijang Kapsul Generasi ke empat





Toyota melakukan perombakan besar-besaran pada desain Kijang pada tahun 1998, semua bentuk kijang lama hilang pada generasi keempat ini, baik eksterior ataupun interior. Kemudian varian untuk generasi keempat ini juga banyak sehingga bisa disesuaikan dengan budget pembelinya. Lihat saja ada short atau long chassis. 

  • Tipe standar ada SX (pendek), LX (panjang) 
  • Tipe medium ada SSX (pendek), LSX (panjang) 
  • Tipe atas ada SGX (pendek), LGX (panjang) 
  • Tipe spesial ada Rangga (pendek), Krista (Panjang)
Kemudian fiturnya juga sudah banyak seperti power steering, power window, AC double blower, wiper belakang, fog lamp. Untuk varian Rangga dan Krista bagian eksteriornya ditambah denga over fender, warna body two tone, sedangkan bagian interior ditambah dengan aksen kayu, Sementara untuk tipe Rangga ban serep ditempatkan dipintu belakang seperti layaknya Toyota Rush atau ada kondenya. Untu mesinnya menggunakan mesin bensin 1.800 cc.

Kijang kapsul ini mengalami beberapa kali facelift yaitu pada tahun 2000 dan 2003 baik itu dari desain, eksterior dan juga interiornya yang tentunya membuatnya semakin nyaman. Bahkan di tahun 2000 ini mulailah hadir pilihan mesin bensin 2.000 cc diesel berkapasitas 2.400 cc. 

5. Kijang Innova Generasi Kelima 2004 - Sekarang
Setelah puluhan tahun, akhirnya Toyota mengadakan perubahan total pada Kijang dengan memberi nama Innova, dan kelasnya pun sudah berubah menjadi mobil kelas menengah ke atas sejak kehadiran Toyota Avanza yang menjelma menjadi mobil terlaris di Indonesia dengan jargon mobil sejuta umat. Nama Innova berasal dari kata innovation. Tampilannya yang modern dan mewah serta fitur yang lengkap serta melimpah layak untuk ditebus dengan harga mahal diatas Avanza. Bagian dapur pacunya dibekali dengan mesin bensin teknologi VVT-i 2.000cc dengan tenaga sebesar 136 Hp pada  5500 rpm dan mesin diesel berkode D-4D berkapasitas 2.500cc dengan 102 Hp pada 3600 rpm.

Kijang Innova pun terbagi dari beberapa generasi yang perlu kita ketahui:
A. Gen 1 yaitu tahun 2004 - 2014


Mesin awalnya yaitu berteknologi VVT-i 2000cc berjenis 1TR-FE berkatup 16 DOHC. Sementara itu untuk jenis mesin diesel menngunakan mesin D4D atau Direct Four Stroke Turbo Commonrail Injection.

Hadir dengan 6 tipe yaitu tipe bisnis, tipe J, tipe E, tipe G, tipe V, dan Luxury Series. Khusus untuk tipe bisnis hanya dijual di Indonesia yang sudah dilengkapi dengan AC depan, power steering, kaca model engkol, dan kursi berkapasitas 5 orang. Kemudian terjadi facelift yang cukup lama yaitu pada tahun 2011, 2013, dan 2015. Dengan Toyota Innova diproduksi dengan kandungan lokal sekitar 80 persen.

B. Gen 2 yaitu 2015 - Sekarang


Hadir dengan embel-embel Reborn, Innova generasi kedua ini memang sudah menjadi mobil kalangan atas apalagi desain futuristik dan modern semakin lengket dengan fitur yang tentunya mengikuti perkembangan jaman. Lihat saja ada Hill Assist Control, Keyless Entry, Start/Stop Engine Button, Multi Information Display, Audio Steering Switch, 8 Inchi 2DIN, Navigasi, HDMI, 6 SRS Airbag, Adjustable Seatbelt, Hill Start Assist, Vehicle Stability Assist, dan ABS dan masih banyak lainnya. Innova Reborn bekas saja saat ini dibanderol dengan harga 300 juta ke atas

0 Response to " Mengenal Sejarah Panjang Toyota Kijang Indonesia"

Post a Comment